Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Suplemen Besi di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.37160/nutriasik.v1i1.1332Keywords:
Counselling, Knowledge and Compliance of Blood Additive Tablet Consumption (TTD)Abstract
Background: Non-compliance of rematriates is one of the difficulties in preventing and overcoming anaemia Management of anaemia in rematriates with the priority of giving Blood Addition Tablets (TTD) through school institutions. One way to increase a person's knowledge is through providing nutrition education. Nutrition education methods can be used by delivering material through counselling and by using animation media. The aim is to determine the effect of counselling using animation videos on knowledge and compliance with the consumption of blood supplement tablets (TTD) in school children at SMA Negeri 1 Meureubo Meureubo District West Aceh Regency. Methods: This research is a quantitative study that uses a Quasi Exsperimental approach. The sample was taken as many as 26 female students by total sampling. The research was conducted at SMA Negeri 1 Meureubo in January-February 2024, data collection of knowledge using questionnaires and compliance with TTD consumption using Compliance Cards, data analysis using the wilxocon test. Results: Average knowledge before and after increased with a difference of 3.54. The average TTD consumption compliance before and after increased with a difference of 1.53. The results showed that there was a significant influence between knowledge and compliance with TTD consumption before (pretest) and after (post test) with a value of (p=0.000) and (p=0.001). Conclusion: counselling using videos animation has a significant effect in increasing knowledge and compliance with TTD consumption in school children.
References
Adnyani., Nyoman, N. (2012). Hubungan status gizi dengan siklus mentruasi pada remaja putri kelas X di SMA PGRI 4 Denpasar. Jurnal keperawatan. Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali. Vol.9
Adriana. (2010) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Bogor. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Agustina. (2019). Analisis pengetahuan terhadap kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah untuk pencegahan dan penanggulangan anemia gizi besi. Jurnal ilmiah kesehatan masyrakat. Vol. 11. Edisi. 4.
Aisah, S., Ismail, S., Margawati, A. (2021). Edukasi kesehatan dengan media video animasi. Jurnal Perawat Indonesia. Vol. 5. No. 1.
Almatsier, dkk (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia pustaka utama, Jakarta
Apriyanti, F. (2019). Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 1 Pangkalan kerinci kabupaten Pelalawan. Jurnal Doppler universitas pahlawan tuanku tambusai. VoL 18. No. 1.
Arumsari. (2008). Faktor Resiko Anemia Pada Remaja Putri Peserta Program Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Gizi Besi (PPAGB) di Kota Bekasi. Skripsi. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Azhari, M, A., Fayasari, A. (2020). Pengaruh edukasi gizi dengan media ceramah dan video animasi terhadap pengetahuan sikap dan perilaku sarapan serta konsumsi sayur buah. Aceh Nutrition Journal. Vol.5.No. 1.
Dahlan, M S. (2014). Statistik Untuk Kedokteran Dan Kesehatan. Jakarta. Epidemiologi Indonesia.
Fitriani, L., Miko, TY. (2019). Faktor yang mempengaruhi anemia pada remaja putri di SMAN 1 TelukJambe Kabupaten Karang in 2015. KnE Life sciences. Vol 4.
Hannanti, H., Ilmi, I, M, B., Syah, M, N. (2021). Pengaruh Edukasi Gizi Melalui Komik Dan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Terkait Anemia Pada Remaja Putri Di Sma Negeri 14 Jakarta. JGK. Vol. 13. No.1.
Haris, V, S, D. (2018). Pengaruh penyuluhan dengan media animsai terhadap pengetahuan dan sikap tentang makanan bergizi seimbang dan aman bagi siswa SD 08 Cilandak Barat Jakarta selatan Tahun 2017. Quality jurnal kesehatan. Vol. 1. No. 1.
Hutasolt, M., Trisetiyaningsih, Y., Utami, K, D. (2022) pengaruh media animasi tentang pencegahan anemia dengan perubahan pengetahuan Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Kesehatan. Vol. 17. No.4.
Indartanri, dkk. (2014) Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Journal of Nutrition College. Volume 3, Nomor 2.
Jamaluddin. (2022). Pengaruh edukasi zat gizi melalui booklet pada ibu dengan perilaku pencegahan balita wasting di wilayah puskesmas Gribig kabupaten Kudus. Jurnal keperawatan dan Kesehatan masyarakat. Vol 11. No. 3. E-ISSN : 2598-4217.
Jannah, M., Murni, N, N, A. (2019). Penggunaan media audio visual meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil. Jurnal kesehatan Prima. E- ISSN: 2460-8661.
Kemenkes. (2018). Pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur (WUS). Kemenkes RI. Jakarta.
Kemenkes. (2020). Pedoman Pemberian TTD Bagi Remaja Putri Pada Masa Pandemi Covid-19. Kemenkes RI. Jakarta.
Khairunnissa, M, Z. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan remaja putri menggonsumsi tablet tambah darah (TTD) di SMA dan SMK Muhammadiyah kota Pagar Alam Tahun 2021. Skripsi. Program studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sriwijaya.
Kumalasari, D., Kameliawati, F., Muklis, H., dan Ayu Kristanti, D, A., (2019), Pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja. Well and healthy magazine. Vol. 1, No.2
Lestari, P, I. (2021). Pengaruh penyuluhan gizi melalui media animasi dan leafleat terhadap pengetahuan dan sikap tentang makanan cepat saji pada remaja di Desa Binjai. Skripsi. Fakultas ilmu kesehatan masyarakat. UIN Sumatera Utara.
Masrizal. (2007). Anemia Defesiensi Besi. Jurnal Kesehataran Masyarakat. Vol. II, No.2.
Nofianti, I, G, A,T, P., Juliasih, N, K., Wahyudi, I, W, G. (2021). Hubungan siklus mentsruasi dengan kejadian anemia remaja putri di SMP Negeri 2 kerambitan Kabupaten Tabanan. Widya Biologi. Vol. 12. No.1.
Notoadmojo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta. Jakarta.
Notoadmojo, S. (2012). Kesehatan Masyarakat Ilmu & Seni. Rineka Cipta. Jakarta.
Noverina, D.,Dewanti, L. Sitoayu, L. (2020). Pengaruh explanation video terhadap pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah di SMPN 65 Jakarta utara. Darussalam Nutrition Journal. Vol.4 No. 1.
Nugroho, W. (2011). Modul Training Produksi film Animasi. Yogyakarta.
Pakhri, A., Chaerunimah., Rahmiyati. (2018). Edukasi Gizi terhadap pengetahuan dan kebiasaan jajan pada siswa SMP Negeri 35 Makassar. Media Gizi Pangan. Vol. 25. No. 1.
Putri, A, A, A., Salwa, A., Wahyuningsih, U. (2021).Edukasi Mengenai Anemia defisiensi besi bagi Remaja putri Media leafleat. Senapenmas.
Putri, E, B, P., Setyowati, A. (2021). Pengetahuan gizi dan sikap remaja dengan pola konsumsi makanan cepat saji selama masa Study from Home (SFH). Sport dan Nutrition Journal. Vol. 3. No. 2.
Rizkiawati, A. (2012). Faktor-faktort yang berhubungan dengan kadar hemoglobin (HB) dalam darah pada tukang becak di pasar Mranggen Demak. Jurnal kesehatan Masyarakat. Vol. 2. No. 1.
Rohyani, D. (2021). Pengaruh penyuluhan dengan media video terhadap pengetahuan, sikap dan kepatuhan menggonsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri Di SMA Negeri 3 Kendari. Naskah Publikasi. Politeknik Kesehatan Kendari.
Silalahio, V., Aritonang, E. (2016). Potensi pendidikan gizi dalam meningkatkan asupan gizi pada remaja putri yang anemia dikota Medan. Kemas. Vol.11, N0.2
Wilson, L.M, dkk (2005). Patofisiologi(konsep Klinis dan Proses-proses Penyakit). EGC. Jakarta
Yuniarti., Rusmilawaty, T. (2013) hubungan antara kepatuhan minum tablet fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di MA Darul Imad Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar. Jurnal Publikasi kesehatan masyarakat Indonesia. Vol 2. No.1.
Zaddana, C., Indriani, L., Nurdin, N, M. (2019). Pengaruh edukasi gizi dan pemberian Tablet tambah darah (TTD) terhadap kenaikan Kadar Hemoglobin Remaja putri. Fitofarmaka Jurnal Ilmiah Farmasi. Vol. 9 No.2.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agus Hendra Al Rahmad, Dewi Sartika, Arnisam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



