HUBUNGAN KONDISI GIGI BERJEJAL DENGAN PENGALAMAN KARIES PADA SISWA KELAS VIII SMP
DOI:
https://doi.org/10.37160/jikg.v5i1.385Keywords:
Gigi berjejal Pengalaman karies RemajaAbstract
Latar belakang: Gigi berjejal atau crowding/crowded teeth merupakan kategori maloklusi yang sering dijumpai pada remaja. Posisi gigi yang berjejal dapat mempengaruhi kebersihan gigi dan mulut seseorang. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan proporsi masalah karies pada kelompok usia 10-14 tahun adalah sebanyak 41,4% dan mendekati angka proporsi karies secara nasional yaitu sebanyak 45,3%. Gigi berjejal memungkinkan terjadi akumulasi plak dan akan meningkatkan resiko kejadian karies. Tujuan: Mengetahui dan menganalisis hubungan kondisi gigi berjejal dengan pengalaman karies pada siswa remaja di SMPN 17 Tasikmalaya. Metode: Jenis penelitian menggunakan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Subjek penelitian adalah 41 orang remaja kelas VIII G dan H. Hasil: Analisis uji korelasi spearmen didapatkan nilai p= 0,0002 (p<0,05) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara kondisi gigi berjejal dan pengalaman karies. Nilai koefisien korelasi (r): 0,463 yang berarti kekuatan korelasi moderat dan hubungan searah. Kesimpulan: Ada hubungan antara gigi berjejal dengan pengalaman karies.



