Plagiarism Policy

Kebijakan Penyaringan Plagiarisme
Semua naskah harus bebas dari konten plagiarisme. Penulis disarankan untuk menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme untuk memeriksa kesamaan konten. Editor mendeteksi plagiarisme pada artikel yang dikirimkan ke Jurnal Media Informasi ini menggunakan perangkat lunak Grammarly Plagiarism Checker (www.grammarly.com) dan iThenticate (www.turnitin.com) sejak Desember 2022. Batas maksimum plagiarisme menurut ketentuan adalah 25%.

Pengertian Plagiarisme adalah tindakan yang disengaja maupun tidak disengaja untuk mendapatkan penghargaan atau nilai atas suatu karya ilmiah. Yaitu dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang telah diakui sebagai karya ilmiah tanpa mencantumkan sumbernya secara tepat dan akurat. Untuk itu, Artikel harus asli, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang dalam proses menunggu publikasi di jurnal lain. Untuk materi yang diambil secara lisan dari sumber lain, perlu diidentifikasi dengan jelas agar menghasilkan naskah yang berbeda dari naskah aslinya. Jika teridentifikasi plagiarisme, pemimpin redaksi bertanggung jawab untuk meninjau artikel tersebut dan akan mengambil tindakan sesuai tingkat plagiarisme yang terdeteksi, dengan pedoman sebagai berikut:

Tingkat Plagiarisme Tipe 1: Menjiplak beberapa kalimat pendek dari artikel lain tanpa mencantumkan sumbernya.

Tindakan Tipe 1: Penulis diberi peringatan dan imbauan untuk mengubah teks dan mengutip dengan benar.

Tipe 2: Menjiplak sebagian besar artikel dari sumber lain tanpa mencantumkan sumber yang tepat.

Tindakan Tipe 2: Artikel yang telah dikirimkan oleh penulis akan ditolak untuk dipublikasikan di Jurnal Informasi Media dan penulis juga dapat dikenakan sanksi berupa tidak diperbolehkannya mempublikasikan kembali naskah tersebut di Jurnal Informasi Media ini.

Semua penulis artikel bertanggung jawab atas isi artikel yang mereka kirimkan ke Jurnal Informasi Media. Apabila artikel yang dikirimkan oleh penulis termasuk dalam kategori plagiarisme, maka semua penulis artikel akan menerima tindakan yang sama. Apabila penulis terbukti telah mengirimkan naskah ke Jurnal Informasi Media dan juga jurnal lain secara bersamaan, di mana tumpang tindih ini ditemukan selama proses peninjauan atau setelah publikasi, maka akan diambil tindakan sesuai tipe 2. Apabila ditemukan plagiarisme dalam kategori di luar ketentuan di atas, maka editor berhak memberikan sanksi sesuai dengan kebijakan tim redaksi Jurnal Informasi Media.