HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN TERJADINYA GINGIVITIS PREGNANCY DESA SUKAMULYA KABUPATEN GARUT
DOI:
https://doi.org/10.37160/jikg.v6i1.1106Keywords:
Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut, Ibu Hamil, Gingivitis PregnancyAbstract
Pendahuluan: Tingkat pengetahuan ibu hamil dapat mempengaruhi tingkat kesehatan gigi dan mulut. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut. Efek kehamilan yang terjadi pada kesehatan gigi dan mulut antara lain terjadinya gingivitis pregnancy, yaitu Gingivitis kehamilan yang terjadi sebagai hasil dari peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron. Berdasarkan data pra Penelitian awal tentang pengetahuan ibu hamil terhadap kesehatan gigi dan mulut dengan terjadinya gingivitis pregnancy pada ibu hamil di laksanakan di Desa Sukarasa Kabupaten Garut yang dilakukan pada bulan Agustus 2024 dari 15 ibu hamil yang mengunjungi fasiltas posyandu di Desa Sukarasa didapatkan hasil pemeriksaan dengan status gingivitis ringan sebanyak 7 orang (46,7 %), dengan status gingivitis sedang sebanyak 5 orang (33,3%) dan dengan status gingivitis sehat sebanyak 3 orang (20%). Tujuan: menganalisis hubungan pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan gigi dan mulut dengan terjadinya gingivitis pregnancy Desa Sukamulya Kabupaten Garut. Metode Penelitian: Observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Posyandu Desa Sukamulya Kabupaten Garut dengan responden sebanyak 35 orang ibu hamil, pemeriksaan yang dilakukan adalah pengukuran tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dan pemeriksaan Gingival Indeks. Hasil: Pengukuran tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut paling banyak dengan kategori baik sebanyak 18 orang ibu hamil (51,4%) dan hasil pemeriksaan Gingival Indeks paling banyak dengan kategori peradangan ringan sebanyak 17 orang ibu hamil (48,6%). Kesimpulan: Hasil uji statistik rank spearman didapatkan hasil sig. (2-tailed) p value 0,000 (ρ<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan, nilai koefisien korelasi sebesar 0,786 yang berati terdapat hubungan yang sangat kuat antara pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan gigi dan mulut dengan terjadinya gingivitis pregnancy Desa Sukamulya Kabupaten Garut.



