Analisis Usia Gestasi Ibu Melahirkan dengan Berat badan Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit

Authors

  • Novi Enis Rosuliana Novi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Dewi Aryanti Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Yudi Triguna Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.37160/bmi.v18i2.40

Keywords:

bayi baru lahir ; berat badan lahir; usia gestasi.

Abstract

Latar belakang: Periode neonatal dimulai sejak awal bayi dilahirkan sampai usia 28 hari, dimana bayi sangat rentan terhadap penyakit dan infeksi sehingga akan mempengaruhi keberlangsungan hidup baik dari segi pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu faktor yang meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan usia gestasi ibu melahirkan dengan berat badan bayi baru lahir di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Metode: Penelitian ini adalah  penelitian deskriptif dengan pendekatan crossectional. Populasi adalah semua ibu melahirkan di ruang Melati 2A RSUD dr. Soekardjo. Sedangkan sampel penelitian sejumlah 63 orang yang diperoleh menggunakan teknik accidental sampling dengan kriteria inklusi: Ibu post partum yang melahirkan secara normal, bisa membaca dan menulis, dan kondisi kesehatan stabil, kooperatif dan bersedia menjadi responden, sedangkan kriteria eksklusi: ibu pos partum yang mengalami perburukan kondisi, dan kurang mampu berkomunikasi dengan baik. Analisa data penelitian menggunakan chi square dengan p value < 0,05.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara gestasi ibu dengan berat badan bayi baru lahir dengan p value 0.000< p value 0.05

Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara gestasi ibu melahirkan dengan berat badan bayi lahir. Rekomendasi penelitian adalah diharapkan tenaga kesehatan berupaya untuk meningkatkan pemberian edukasi pada ibu terkait faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan bayi baru lahir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bischoff, A. R., Portella, A. K., Paquet, C., Dalle Molle, R., Faber, A., Arora, N., Levitan, R. D., Silveira, P. P., & Dube, L. (2018). Low birth weight is associated with increased fat intake in school-aged boys. British Journal of Nutrition, 119(11), 1295–1302. https://doi.org/10.1017/S0007114518000892

Boghossian, N. S., Geraci, M., Edwards, E. M., & Horbar, J. D. (2018). Morbidity and mortality in small for gestational age infants at 22 to 29 weeks’ gestation. Pediatrics, 141(2). https://doi.org/10.1542/peds.2017-2533

Cheng, J., Li, J., & Tang, X. (2020). Analysis of perinatal risk factors for small‑for‑gestational‑age and appropriate‑for‑gestational‑age late‑term infants. Experimental and Therapeutic Medicine, 13, 1719–1724. https://doi.org/10.3892/etm.2020.8417

Fajriana, A., & Buanasita, A. (2018). Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian bayi berat lahir rendah di kecamatan semampir surabaya. 2018, 71–80. https://doi.org/10.20473/mgi.v13i1.71

Guevvera, Y. (2006). World Health Organisation: Neonatal and perinatal mortality: country, regional and global estimates. WHO Cebu: Sun.

Kemenkes. (2015). Profil Kesehatan RI 2015. In Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-Tahun-2015.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Kesehatan dalam Kerangka Sustainable Development Goals (SDGs). Rakorpop Kementerian Kesehatan RI, 97, 24. http://www.pusat2.litbang.depkes.go.id/pusat2_v1/wp-content/uploads/2015/12/SDGs-Ditjen-BGKIA.pdf

Lestari, T. R. P. (2019). Pencapaian Status Kesehatan Ibu Dan Bayi Sebagai Salah Satu Perwujudan Keberhasilan Program Kesehatan Ibu Dan Anak. Kajian, 25(1), 75–89. https://jurnal.dpr.go.id/index.php/kajian/article/download/1889/897

Mufidah, D. (2015). PERBEDAAN KUALITAS ANTENATAL CARE PADA IBU DENGAN PREEKLAMSIA BERAT TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSD. DR. SOEBANDI KABUPATEN JEMBER: Vol. II.

Nowak, M., Kalwa, M., Oleksy, P., Marszalek, K., Radon-pokracka, M., & Huras, H. (2019). The relationship between pre-pregnancy BMI , gestational weight gain and neonatal birth weight : a retrospective cohort study. 90(1), 50–54. https://doi.org/10.5603/GP.2019.0008

Nuraeni, N., & Hartiningrum, C. Y. (2018). Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Kematian Bayi 0-12 Bulan. Jurnal Kesehatan Bidkesmas, 1, 11–23.

Organi, world health organizations. (2012). World Health Statistics 2012.

Putri, W. (2019). Faktor Ibu terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Higea Journal of Public Health Research and Development, 3(1), 55–62.

SDKI Yogyakarta. (2018). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017: Daerah Istimewa Yogyakarta. Sdki, 1–86.

Tasikmalaya, dinas kesehatan kota. (2018). Profil Kesehatan Kota Tasikmalaya Tahun 2018. 100.

Downloads

Published

2022-11-30

How to Cite

Novi, N. E. R., Aryanti, D. ., & Triguna, Y. . (2022). Analisis Usia Gestasi Ibu Melahirkan dengan Berat badan Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit. Media Informasi, 18(2), 67–72. https://doi.org/10.37160/bmi.v18i2.40