Skrining Kesehatan Terpadu Menuju Reintegrasi Sosial Yang Berkelanjutan di Wilayah Kota Tasikmalaya

Authors

  • Yanti Cahyati Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Dini Mariani Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Asep Kuswandi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Dita Eka Mardiani Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Hilmiy Ila Robbihi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Peni Cahyati Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Dudi Hartono Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Mariana Saragih Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Laila Putri Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Endang Asti Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.37160/ppkm.v5i5.1358

Keywords:

Skrining Kesehatan, Reintegrasi sosial, eks narapidana terorisme, Kesehatan Masyarakat, Tasikmalaya

Abstract

Reintegrasi sosial yang berkelanjutan membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk pemenuhan kesehatan dasar sebagai fondasi untuk kembali berperan dalam Masyarakat bagi para ex narapidana terorisme. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan terpadu serta memberikan edukasi promotif-preventif sebagai upaya mendukung kesiapan eks napi teroris memasuki proses reintegrasi sosial di Kota Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, lembaga pemerintahan daerah, serta komunitas pendamping mitra deradikalisasi.Skrining kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar glukosa, indeks massa tubuh, serta asesmen kesehatan jiwa. Selain itu, peserta memperoleh edukasi mengenai kesehatan fisik, kesehatan mental dasar, gaya hidup sehat, dan pentingnya perawatan kesehatan berkelanjutan dalam proses reintegrasi. Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan bahwa peserta dengan jenis kelamin laki-laki (100%), rata-rata usia 42 tahun, rata-rata berat badan 70 tahun. Jumlah peserta yang mengalami obesitas sebanyak (68%), gemuk (14%) dan Normal (14 %), Tekanan Darah Normal (24%), Pra Hipertensi (40%) dan Hipertensi derajat 1 (36%). Untuk skrining kesehatan mental menggunakan instrumen Self-Resporting Questionnaire- 20 di dapatkan hasil bahwa (4%) peserta mengalami gangguan psikis berat dan (96 %)  tidak ada gejala. Kegiatan ini menunjukkan bahwa skrining kesehatan terpadu tidak hanya berfungsi mendeteksi masalah kesehatan, tetapi juga menjadi pintu masuk dalam membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan kesiapan sosial bagi eks narapidana terorisme. Pendekatan kesehatan komprehensif terbukti mendukung proses reintegrasi yang lebih manusiawi, efektif, dan berkelanjutan. Program serupa perlu dikembangkan secara periodik untuk memastikan kesinambungan pembinaan dan peningkatan kualitas hidup peserta.

References

Dirjen Pemasyarakatan. (2023). Standar Pelayanan Kesehatan Mental Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dalam Persiapan Reintegrasi.

Kemenkes RI. (2021). Panduan Penyelenggaraan Pospindu PTM di Komunitas Masyarakat Khusus.

World Health Organization (WHO). (2022). Mental Health and Post-Release Reintegration of Former Detainees.

Mosomi LN, Aceves-Martins M, Johnstone AM, de Roos B. Prevalence of overweight and obesity in incarcerated individuals in developed and developing countries: A systematic review and meta-analysis. Obes Rev. 2025 Jun;26(6):e13906. doi: 10.1111/obr.13906. Epub 2025 Feb 12. PMID: 39939293; PMCID: PMC12069163.

Tsiompah, G., Andrea Putri Sekar Tunjung and Maria Dolorosa Peni Sogen (2025) “Gambaran Kejadian Hipertensi pada Remaja dengan Status Gizi Lebih di SMP Negeri 13 Kota Semarang: Overview of Hypertension Incidents in Adolescents with Overnutritional Status at State Middle School 13, Semarang City”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 17(2), pp. 114–121. doi: 10.35473/jgk.v17i2.744.

Bondolfi C, Taffe P, Augsburger A, Jaques C, Malebranche M, Clair C, Bodenmann P. Impact of incarceration on cardiovascular disease risk factors: a systematic review and meta-regression on weight and BMI change. BMJ Open. 2020 Oct 16;10(10):e039278. doi: 10.1136/bmjopen-2020-039278. PMID: 33067292; PMCID: PMC7569938.

Schnyder N, Endrass J, Albrecht JN, Dreyer J, Graf M, Habermeyer E, Rossegger A. Prevalence and risk factors of mental health symptoms of individuals in different detention settings: a cross-sectional study. BMC Psychiatry. 2025 Sep 2;25(1):847. doi: 10.1186/s12888-025-07255-8. PMID: 40898165; PMCID: PMC12403325.

van der Westhuizen C, Wyatt G, Williams JK, Stein DJ, Sorsdahl K. Validation of the Self Reporting Questionnaire 20-Item (SRQ-20) for Use in a Low- and Middle-Income Country Emergency Centre Setting. Int J Ment Health Addict. 2016 Feb 1;14(1):37-48. doi: 10.1007/s11469-015-9566-x. Epub 2015 Jun 30. PMID: 26957953; PMCID: PMC4779367.

Ozturk,S., Ercan S.N,. Predictors of health perceptions and health-promoting behaviors among Turkish prisoners: a cross-sectional study. BMC Public Health 25, 3344 (2025). https://doi.org/10.1186/s12889-025-24189-8

Downloads

Published

2025-12-31