Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Permainan Ular Tangga Kreatif Berbasis Program Genre

Authors

  • Santi Wahyuni Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Siska Cecilia Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Dhiya Luthfiah Afifah Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Difa Kristiadi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Jazim Shebrina Kharisma Sendy Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.37160/ppkm.v5i5.1356

Keywords:

Edukatif Interaktif, GENRE KIT, Kesehatan Reproduksi Remaja, Permainan Ular Tangga

Abstract

Remaja membutuhkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan reproduksi untuk menghadapi perubahan fisik, emosional, dan sosial selama masa pubertas. Strategi pembelajaran yang menarik dan interaktif dapat mendorong partisipasi aktif remaja serta meningkatkan pemahaman mereka tentang isu-isu kesehatan reproduksi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja melalui pendekatan pembelajaran interaktif yang menyenangkan dan inklusif. Kegiatan dilaksanakan di SMKN 1 Kota Cirebon dengan menggabungkan permainan edukatif, diskusi kelompok, dan penyampaian materi ilmiah. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, interaksi selama kegiatan, dan refleksi akhir peserta. Kegiatan berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, bebas rasa canggung, dan mendorong partisipasi aktif. Remaja menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pubertas, personal hygiene, hubungan sehat, dan pencegahan kekerasan, serta berani menyampaikan pertanyaan dan pandangan pribadi mereka. Integrasi permainan edukatif dengan diskusi kelompok dan materi ilmiah memperkuat motivasi belajar, memfasilitasi internalisasi pengetahuan, dan membentuk keterampilan pengambilan keputusan yang sehat. Pendekatan ini juga memperkuat interaksi sosial antar peserta dan menyediakan ruang aman untuk mengekspresikan pemikiran dan pertanyaan. Strategi pembelajaran yang interaktif dan berbasis pengalaman efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja, memperkuat keterampilan pengambilan keputusan, dan membentuk perilaku positif yang berkelanjutan.

References

BKKBN. (2014). Pedoman Pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling (PIK R/M). Direktorat Bina Ketahanan Remaja.

BKKBN. (2016). Buku Panduan Penggunaan KIE Genre Kit.

BPS. (2024). Statistik Pemuda Indonesia 2024 (Volume 22). Badan Pusat Statistik.

Darmayani, C. D., & Nugroho, F. A. (2025). The Application of GENRE KIT Snakes and Ladders to Enhance Adolescent Reproductive Health Knowledge : Quasi-Experimental Design The adolescent population globally. Journal of Applied Nursing and Health, 7(2), 176–186.

Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pedoman Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI.

Indriawan, T., & Kusumaningrum, T. A. I. (2021). Efektifkah Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja oleh Teman Sebaya ?: Sebuah Kajian Literatur. Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health, 1(1), 14–26. https://doi.org/10.53088/griyawidya.v1i1.247

Komnas Perempuan. (2023). Ringkasan eksekutif dan rekomendasi Catahu Komnas Perempuan 2023. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/catahu-kekerasan-terhadap-perempuan-naik-14-persen-pada-2023

Komnas Perempuan. (2025). Refleksi Pendokumentasian dan Tren Kasus Menata Data, Menajamkan Arah. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Rutgers International. (2020). Policy Brief “Adolescent Sexual and Reproductive Health in Indonesia: The Unfinished Business.” 5(1), 1–24.

Saparini, S., Simbolon, D., & Ningsih, L. (2024). Knowledge and Access to Adolescent Reproductive Health Information in Indonesia. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 1–10. https://doi.org/10.14710/jpki.19.1.1-10

UNICEF. (2024). Indonesia Adolescent Health Profile 2024. March 2023, 1–5.

WHO. (2024). Mentransformasi Kesehatan Remaja: Laporan Komprehensif WHO tentang Kemajuan dan Kesenjangan Global. https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/01-11-2024-transforming-adolescent-health--who-s-comprehensive-report-on-global-progress-and-gaps

WHO. (2025). New year, new opportunities: How Indonesia aims to rapidly improve reproductive, maternal, newborn, child and adolescent health. https://www.who.int/indonesia/news/detail/16-01-2025-new-year--new-opportunities--how-indonesia-aims-to-rapidly-improve-reproductive--maternal--newborn--child-and-adolescent-health

Winatha, K. R., & Setiawan, I. M. D. (2020). Pengaruh Game-Based Learning Terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(3), 198–206.

Yulianti, D. (2017). Program Generasi Berencana (GenRe) dalam Rangka Pembangunan Manusia Berkualitas. Jurnal Analisis Sosial Politik, 1(2), 95–108.

Yulianti, R. E., & Rahmadhani, W. (2022). Application of Reproductive Health Education Games (KEPO) in Increasing Knowledge in Youth. Prosiding 16th Urecol; Seri MIPA Dan Kesehatan, 1489–1496.

Downloads

Published

2025-12-31