Peningkatan Pengetahuan Pengukuran Antropometri Kader Posyandu Melati dan Cempaka Kelurahan Setiaratu Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.37160/ppkm.v5i5.1355Keywords:
Pengukuran, Antropometri, Kader, Posyandu, BalitaAbstract
Kementerian Kesehatan sedang melaksanakan Transformasi Layanan Kesehatan Primer, yaitu penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care) dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif. Kader posyandu sebagai ujung tombak dituntut untuk memiliki ketrampilan dasar untuk mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengukuran antropometri merupakan salah satu ketrampilan penting yang harus dikuasai. Rendahnya ketrampilan kader dalam pengukuran antropometri menjadi dasar dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan pengabmas dilaksanakan pada bulan Juni hingga Agustus 2025 dengan memberikan pelatihan pada 10 kader posyandu Melati dan Cempaka di Kelurahan Setiaratu Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya tentang cara pengukuran berat badan, Panjang badan, tinggi badan, lingkar lengan atas dan lingkar kepala pada balita. Sebelum dan sesudah pelatihan kader mengerjakan soal pre tes dan post tes serta dilakukan penilaian ketrampilan kader menggunakan daftar tilik. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan pengetahuan kader yang tidak bermakna dari rata-rata skor 63 menjadi 83 dengan nilai p= 0,095. Sedangkan untuk ketrampilan pengukuran rata-rata kader dapat mengukur berat badan, panjang dan tinggi badan balita dengan benar dengan rata-rata skor 100. Sedangkan ketrampilan dalam mengukur LILA dan Lingkar Kepala mendapatkan rata-rata skor 94 dan 84. Selanjutnya kegiatan pelatihan pengukuran antropometri dapat diberikan lebih luas lagi ke kader posyandu lain.
References
Azizan, F. N., & Rahayu, L. S. (2023). Pengaruh Pelatihan Kader terhadap Peningkatan Keterampilan Pengukuran Tinggi Badan dan Penilaian Status Stunting pada Balita di Desa Kadubale , Kecamatan Banjar , Kabupaten Pandeglang Tahun 2022. 2(1), 53–58. https://doi.org/10.25182/jigd.2023.2.1.53-58
Kemenkes RI. (2023). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023.
Kemenkes RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia.
Putri, P. M. S., Humairo, M. V., Saputri, L. A., Nisahika, G., & Pahlevi, R. (2022). Pelatihan pengukuran antropometri balita pada kader dalam rangka pencegahan dini stunting di Posyandu Mawar. 2, 136–148.
Rahmatika, Q. T., Widjayanti, Y., & Masfi, A. (2024). Pelatihan Pengukuran Antropometri Balita pada Kader Posyandu di Desa Wonorejo. 6(2), 211–217. https://doi.org/10.36565/jak.v6i2.658
Rizkika, M. A., Dewi, A., Fitrianingsih, R., Musyaropah, N., Gani, S., Gizi, P. S., & Indonesia, U. P. (2025). IMPROVING THE ANTHROPOMETRIC MEASUREMENT SKILLS OF POSYANDU CADRES , AS AN EFFORT TO DETECT EARLY STUNTING. 5, 221–232. https://doi.org/10.36082/gemakes.v5i2.2062
Suyatno, S., Kartasurya, M. I., Susanto, H. S., Fatimah, S., & Nugraheni, S. A. (2024). Model Pelatihan Berjenjang untuk Meningkatkan Kemampuan Kader Posyandu dalam Mengukur Antropometri Anak di Kabupaten Demak , Indonesia Tiered Training Model to Improve the Skills of Posyandu Cadres in Measuring. 8(1), 9–18. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i1SP.2024.9-18
Yusran, P. S., Bahar, H., Lestari, H., & Annaba, M. F. (2024). Pelatihan Pengukuran Antropometri Balita Pada Kader Posyandu di Desa Lombuea Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. 2, 162–173.

