Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut melalui Audio Visual di Kober Al-Muttaqin II Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.37160/ppkm.v5i5.1340Keywords:
Kesehatan Gigi, Audio Visual, Kober Al-Muttaqin II.Abstract
Berdasarkan data World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa 60 – 90 % anak usia sekolah mengalami karies gigi dan data Riskesdas 2018 mencatat bahwa masalah gigi dan mulut sebesar 57,6%. Kesehatan gigi dan mulut adalah aspek penting dari kesehatan keseluruhan yang sering terabaikan, sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih serius karena untuk kelompok umur 3-4 tahun berada pada kategori Indeks DMF-T tinggi dan sangat tinggi, masalah di Provinsi Jawa barat sebanyak 36,2%, anak usia dini di Indonesia memiliki masalah karies gigi 93%, yang sebagian besar belum tertangani dengan baik. Tujuan: edukasi dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang di tujukan kepada orang tua. Metode pelaksanaan: kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kober Al-Muttaqin II Kota Tasikmalaya dengan menggunakan metode edukasi berupa penyuluhan materi dan demonstrasi serta menyikat gigi bersama. Hasil: mitra pada kategori sangat baik sebanyak 5 orang (15,63%), kategori baik sebanyak 68,75 orang (68,75), kategori cukup sebanyak 3 orang (9,37%), dan perlu bimbingan sebanyak 2 orang (6,25%). Kesimpulan: kegiatan pengabdian masyarakat dapat memberikan solusi melalui edukasi dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang di tujukan kepada orang tua di Kober Al-Muttaqin II Kota Tasikamalaya.
References
Hadnyanawati, H., Kiswaluyo, and Meilawaty. 2013. Peningkatan Kesehatan Gigi Dan Mulut Melalui Kegiatan Bakti Sosial Pedsodent Dan FKG Universitas Jember Pada Siswa SDI Imam Syafi’i Jember. Jember.
Kemenkes. 2018. Laporan Riskesdas 2018 Nasional.
Kemenkes. 2023. Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023.
Kemenkes. 2024. Kesehatan Gigi Dan Mulut Di INdonesia. Jakarta.
Koch, N. M., V. R. Fione, J. L. Maramis, and J. Pasambuna. 2024. “Difference in Using Leaflet and Audio-Visual Media towards Toothbrushing Knowledge among Students.” JDHT Journal of Dental Hygiene and Therapy 5(1):80–86.
Nugraheni, H., S. Sadimin, and S. Sukini. 2019. “Determinan Perilaku Pencegahan Karies Gigi Siswa Sekolah Dasar Di Kota Semarang.” Jurnal Kesehatan Gigi 6:26–34.
Panggabean, J. Z. Z., M. Januaripin, L. Husnita, T. Wulandari, M. N. Y. Pureka, A. M. Arsyati, and L. Judijanto. 2024. Teknologi Media Pembelajaran: Penerapan Teknologi Media Pembelajaran Di Era Digital. PT. Green Pustaka Indonesia.
Rais, R. D. A0. 2025. Pengembangan Perilaku Dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Sholihah, N. A., N. N. Olivia, A. Hafidzirrahman, F. Faridah, W. Sukmasari, W. J. Suwono, and Y. Anggreni. 2025. “Efektivitas Promosi Kesehatan Menggunakan Teknologi Informasi Media Sosial.” Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi 3(1):23–30.
Usman, F., D. R. Aulyah, S. Sundu, D. Sartika, A. Jauharuddin, R. Soemena, and A. M. Aminuddin. 2024. “Upaya Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Tentang Pentingnya Merawat Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak Sejak Usia Dini.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) 4(1):137–41

