Edukasi Penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur untuk Menjaga Imunitas pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Johar Baru
DOI:
https://doi.org/10.37160/ppkm.v2i2.107Keywords:
suplemen, imunitas, covid-19, buah, dan sayur.Abstract
Kasus covid-19 yang tinggi berdampak pada tingginya kebutuhan akan fasilitas kesehatan, sehingga masyarakat lebih di tekankan untuk menjaga protokol dan memelihara kesehatan secara mandiri. Untuk memelihara kesehatan tubuh banyak masyarakat yang mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral, ditambah lagi terdapat beberapa vitamin dan mineral yang memang disarankan oleh WHO untuk mengatasi covid-19 diantaranya vitamin C, D, B dan Zinc. Akan tetapi konsumsi vitamin dan mineral yang tidak sesuai aturan dapat berfek pada terganggunya organ-organ didalam tubuh hingga penyakit serius. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19. Pengabdian masyarakat di lakukan dengan pemberian edukasi tentang penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19. Selain edukasi secara langsung, peserta juga akan diberi buku sebagai panduan . Target dari pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu kader di Kecamatan Johar Baru. Masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri dan tenaga kesehatan juga dapat ikut serta secara online. Edukasi Penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Johar Baru berhasil dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi. Masyarakat juga diberikan buku yang dapat menjadi pedoman dan agar dapat memahami materi lebih baik lagi.
References
Ayu. (2021). Komisi VI Minta BUMN Farmasi Terdepan Atasi Kelangkaan Vitamin dan Obat-obatan Covid-19. Www.Dpr.Go.Id. https://www.dpr.go.id/berita/detail/id/33717/t/Komisi+VI+Minta+BUMN+Farmasi+Terdepan+Atasi+Kelangkaan+Vitamin+dan+Obat-obatan+Covid-19
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2020). Di Masa Pandemi Akibat Covid-19: IPM Jakarta Tetap Tumbuh (Issue 54). jakarta.bps.go.id
Bimantara, D. E. (2020). Peran Vitamin C dalam Pengobatan COVID-19. Majority Journal, 9(1), 1–4.
Eichhorn, T., Greten, H. J., & Efferth, T. (2011). Self-medication with nutritional supplements and herbal over-thecounter products. Natural Products and Bioprospecting, 1(2), 62–70. https://doi.org/10.1007/s13659-011-0029-1
Hasan, M., Levani, Y., Laitupa, A. A., & Triastuti, N. (2021). Pemberian Terapi Vitamin C pada COVID-19. Jurnal Pandu Husada, 2(2), 74. https://doi.org/10.30596/jph.v2i2.5754
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Protokol Tata Laksana Covid-19 Buku Saku. Kementrian Kesehatan, 105. https://www.papdi.or.id/pdfs/983/Buku Pedoman Tatalaksana COVID-19 5OP Edisi 3 2020.pdf
Makmun, A., & Rusli, F. I. P. (2020). Pengaruh Vitamin C Terhadap Sistem Imun Tubuh Untuk Mencegah Dan Terapi Covid-19. Molucca Medica, 12, 60–64. https://doi.org/10.30598/molmed.2020.v13.i2.60
Rimbawan, Sukandar, D., Sulistiawati, F., & Ernawati, F. (2014). Pengaruh Suplementasi Multivitamin Mineral Terhadap Status Gizi Dan Kesehatan. Gizi Indonesia, 32(1), 30–36. https://doi.org/10.36457/gizindo.v32i1.64
Sadio, A., Gbeasor-Komlanvi, F., KONU, R., Bakoubayi, A., Tchankoni, M., Bitty-Anderson, A., Gomez, I., Denadou, C., Anani, J., Kouanfack, H., Kpeto, I., Salou, M., & Ekouevi, D. (2020). Assessment of self-medication practices in the context of COVID-19 outbreak in Togo. 1–9. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-42598/v1

