EDUKASI POSTUR TUBUH DAN GERAK SEHAT SEJAK DINI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Authors

  • Endah Sulistyani STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Antonia Rensiana Reong STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Agus Syawal Yudhistira STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Maria Sofia Anita Aga STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Yosefhina Yuvita Isna Sari STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Virgilia Itu STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Flortegenta J.Kana STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Veronika Nge’e STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Yohana Fatmi Ghasa STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere

DOI:

https://doi.org/10.37160/emass.v8i1.1314

Keywords:

postur tubuh, gerak sehat, pengabdian masyarakat, muskuloskeletal, anak sekolah

Abstract

Latar Belakang: Gangguan muskuloskeletal pada anak usia sekolah dasar merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius karena berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan, fungsi gerak, dan kualitas hidup. Kebiasaan postur tubuh yang tidak ergonomis saat belajar, penggunaan tas sekolah yang tidak sesuai prinsip distribusi beban, serta rendahnya aktivitas fisik harian menjadi faktor risiko utama terjadinya kelainan postur tulang belakang, khususnya skoliosis. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), serta komitmen perilaku siswa sekolah dasar dalam menerapkan postur tubuh yang benar dan gerak sehat sebagai upaya promotif dan preventif gangguan muskuloskeletal. Metode: pelaksanaan meliputi ceramah interaktif berbasis fun learning, demonstrasi postur ergonomis, praktik langsung (return demonstration), serta observasi dan skrining postur sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas 1, 2, dan 3 SDK Lela 1, Kabupaten Sikka. Hasil: kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan siswa dari kategori cukup (rata-rata 43,6%) menjadi sangat baik (86,7%). Selain itu, sebanyak 87,5% siswa mampu mempraktikkan posisi duduk ergonomis 90-90-90 dan penggunaan tas ransel yang benar dengan dua tali bahu. Skrining awal juga mengidentifikasi dua siswa dengan indikasi kelainan tulang belakang yang memerlukan tindak lanjut. Kesimpulan:  menunjukkan bahwa respons siswa dan dukungan pihak sekolah sangat positif, ditandai dengan keterlibatan aktif serta komitmen siswa untuk melakukan aktivitas fisik minimal 60 menit per hari. Dengan demikian, kegiatan edukasi postur dan gerak sehat sejak dini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan muskuloskeletal dan berpotensi mencegah gangguan postur pada anak usia sekolah dasar secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Sulistyani, E., Antonia Rensiana Reong, Agus Syawal Yudhistira, Maria Sofia Anita Aga, Yosefhina Yuvita Isna Sari, Virgilia Itu, … Yohana Fatmi Ghasa. (2026). EDUKASI POSTUR TUBUH DAN GERAK SEHAT SEJAK DINI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR. Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 99–109. https://doi.org/10.37160/emass.v8i1.1314

Issue

Section

Articles