HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DALAM PENANGANAN DISMENORE DI SMAN 8 TASIKMALAYA
DOI:
https://doi.org/10.37160/arimbi.v3i2.778Keywords:
Remaja, Pengetahuan, Sikap, Kata Kunci : Buku Buku Saku, Dismenore, RemajaAbstract
Tujuan Mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Dalam Penanganan Dismenore Di SMAN 8 Tasikmalaya. Metode Penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini adalah desain analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas X di SMA 8 Tasikmalaya. Teknik sampel yang digunakan adalah sampel size, sampel yang dalam penelitian ini adalah 61 orang. Hasil Penelitian menjukkan bahwa hubungan pada pengetahuan dan sikap remaja putri dalam penanganan dismenore sebagian besar memiliki sikap negatif yaitu sebanyak 37 responden (60,7%) dalam penaganan dismenore dan terdapat 6 responden (9,8%) yang memiliki pengetahuan baik, yang memiliki pengetahun cukup sebanyak 29 responden (47,5%), dan siswi yang memiliki pengetahun kurang sebanyak 2 responden (3,3%). Sedangkan yang memiliki sikap positif yaitu sebanyak 24 responden (39,3%) dalam penanganan dismenore, terdapat 13 responden (21,3%) yang memiliki pengetahuan baik, yang memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 11 responden (18%), dan tidak terdapat responden yang memiliki pengetahuan kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dalam penanganan dismenore dengan nilai p-value 0,001. Objective To determine the relationship between knowledge and attitude of adolescent girls in handling dysmenorrhea at SMAN 8 Tasikmalaya. The research method that will be used in this study is a correlative analytical design with a cross-sectional approach. The population in this study were female adolescents in grade X at SMA 8 Tasikmalaya. The sampling technique used was sample size, the sample in this study was 61 people. The results of the study showed that the relationship between knowledge and attitudes of female adolescents in handling dysmenorrhea mostly had negative attitudes, namely 37 respondents (60.7%) in handling dysmenorrhea and there were 6 respondents (9.8%) who had good knowledge, who had sufficient knowledge were 29 respondents (47.5%), and students who had insufficient knowledge were 2 respondents (3.3%). While those who had a positive attitude were 24 respondents (39.3%) in handling dysmenorrhea, there were 13 respondents (21.3%) who had good knowledge, who had sufficient knowledge were 11 respondents (18%), and there were no respondents who had insufficient knowledge. The conclusion of this study is that there is a relationship between knowledge and attitudes of female adolescents in handling dysmenorrhea with a p-value of 0.001.
References
Sari, L. Y. Hubungan antara pengetahuan, sikap, dan sumber informasi dengan perilaku penanganan dismenore pada siswi kelas Xdi SMA pesantren pancasila bengkulu. J Mitra Rafflesia. 2022;14(1), Volume 14 No 1.2022. Tersedia dari : https://jurnal.stikesbhaktihusada.ac.id/index.php/MR/article/view/375
Dr. Ir. Bagus Sumargo, M. Teknik Sampling .Jakarta Timur: Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia (APPTI); 2020, hlm. 358
Yenny Aulya, Hubungan Usia Menarche dan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian dismenore primer pada siswi di jakarta tahun 2021. J. Menara Medika. 2021;4(1). Tersedia dari : https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaramedika/article/download/2580/ 2190
Ety Nurhayati. Pengaruh peer Education terhadap tingkat pengetauan remaja putri tentang kebersihan diri saat menstruasi. J. Sosial dan sain. 2023;3(11). Tersedia dari : https https://sosains.greenvest.co.id/index.php/sosains/article/download/1076/14 46
Anisya Selvia. Hubungan Pengetahuan dan sikap remaja putri dalam mengatasi nyeri haid dengan teknik akupresur. J. EDUNursing. 2021;5(2). Tersedia dari : https://journal.unipdu.ac.id/index.php/edunursing/article/download/2938/1 432
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rindiani Mayadis, Wiwin Mintarsih P, Bayu Irianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

